Senin, 08 Maret 2021

ANEH & KURANG WARAS - MENGAPA AISYIAH DIPUJA-PUJI? BUKAN DIKASIHANI? BUKANKAH AISYIAH KORBAN PEDOPHILI? MOHON PENJELASAN PAKAR ISLAM.

 Banyak Muslimah sedang dipersimpangan jalan untuk meninggalkan Islam (murtad) setelah mengikuti beberapa video debat tentang kebenaran Islam di YouTube. Pada umumnya alasan Muslimah murtad adalah:

-          Islam dianggap sangat merendahkan harkat martabat wanita. Hak wanita dalam banyak bidang sangat rendah dan timpang (warisan, pengadilan, perkawinan campur, poligami, perceraian, pendidikan, berpakaian, bersosialisasi, dst).

-          Islam dianggap lebih cocok untuk kaum pria perkasa yang doyan wanita, dan kurang pantas untuk wanita Indonesia yang lemah lembut. Dikisahkan bahwa Nabi Muhammad menikahi Aisyiah gadis 9 th, janda 15 th lebih tua yang kafir Katijah, mengingini menantunya yang cantik, mengijinkan kawin muttah (kawin jam2an), menggauli dan menikahi budak2 wanitanya, dan melakukan perkosaan terhadap banyak wanita cantik terutama kulit putih setelah memenangkan pertempuran dan menjadikan mereka tawanan Nabi). Manusia normal mempertanyakan mengapa Allah SWT. secara khusus sangat memanjakan napsu Nabi Muhammad dengan banyak menurunkan ayat2 Al Qouran yang berhubungan dengan napsu seksual Nabi, bahkan di surga pun bidadari wanita cantik sebanyak 72 di janjikan sebagai hadiah bagi pelaku jihad (bunuh diri sambil membunuh banyak kafir misal dengan bom bunuh diri).

-          Berikut ini video bukti pernyataan diatas:

Video Muslimah Membuka Aib Nabi Muhammad - Dom Azarel, di https://www.youtube.com/watch?v=lITuscIS5gc

Video Wafa Sultan: Mengenal Islam dari Sisi Wanita (teks bhs Indonesia), https://www.youtube.com/watch?v=K5UlIY8eULs 

Sedangkan untuk berbagai kasus pemurtadan Muslimah dapat dibuktikan di Channel YUSUF MANUBULU melalui kesaksian para murtadin, misalnya:

·         Keturunan HABIB' Juara Baca Al-Quran (MTQ) menerima Yesus - Siti Fadilah, https://www.youtube.com/results?search_query=yusuf+manubulu&sp=CAM%253D

·         Habis NGAJI' langsung menjadi Murtadin - Siti Rauzana Angel, https://www.youtube.com/watch?v=2YmLwf15MFg

·         Kesaksian Fatimah Sakdiyah, https://www.youtube.com/watch?v=-3vfxmsEgS8

Namun yang mengherankan bila kita search dengan kata kunci: AISYAH ISTRI RASULULLAH di YouTube akan muncul puluhan video, misalnya:

·         SABYAN - AISYAH ISTRI RASULULLAH, nyaris 120 juta penonton

·         AISYAH ISTRI RASULULLAH - ANISA RAHMAN, , nyaris 48 juta penonton

·         AISYAH ISTRI RASULULLAH - SYAKIR DAULAY [COVER], nyaris 82,5 juta penonton

 

Bila jumlah penonton dibandingkan, yang sangat mengherankan adalah jumlah penonton video, kesaksian para murtadin hanya ditonton kurang dari setengah juta manusia, sedangkan puja-puji Aisyiah ditonton hampir 80 jutaan, benarkah demikian? Padahal bagi manusia normal berakal sehat akan menggolongkan Aisyaih sebagai anak wanita korban pedophili dari Nabi Muhammad, maka tidak layak di puja puji, malah Aisyiah patut ditangisi.

Mengingat fakta diatas, timbul keinginan untuk mendapatkan penjelasan pakar Islam, ahli HAM, para Muslimah Murtadin, dan pakar hukum tentang keanehan logika berpirkir bangsa Indonesia, semoga semuanya berkenan memberi penjelasan berbasis fakta dan kebenaran, bukan Taqiya.

Seorang ahli pendidikan risau dengan Islamisasi dan Arabisasi, satu paket yang tidak terpisahkan, yang di jejalkan dalam bentuk cuci otak kepada anak2 di pendidikan dasar s/d menengah Indonesia (TK SD SMP – terutama di pondok dan madrasah. Bayangkan selama 10 tahun generasi penerus bangsa Indonesia bagaikan di jejali kurikulum pendidikan bangsa Arab yang kolot dan ketinggalan jaman (budaya, bahasa dan agama bangsa Arab) dengan bantuan keuangan APBN Indonesia. Para tokoh kepercayaan/Kejawen menganggap Islamisasi dan Arabisasi adalah penjajahan terselubung yang sangat menguntungkan secara finansial bangsa Arab Saudi (haji, umroh, belajar bahasa dan agama) dan membuat Indonesia tertinggal (bahkan dengan sesama negara ASEAN). Himbauan secara tegas dinyatakan insinyur Mesin alumni ITB, 72 th, Darmawan, dengan video berjudul “Buang Islam segera dari Indonesia”, di https://www.youtube.com/watch?v=DeF2Vyit9UE , demi tumbuh dan berkembangnya akal sehat di Indonesia.

Bagi yang haus spiritual berbasis akal sehat, Chanel YouTube yang dianggap jujur, penuh akal sehat, bebas dari Taqiya, dan kritis terhadap Islam antara lain: Christian Prince, Dr. David Wood, Dr. Bill Warner, Paul Zhang, Yusuf Manubulu, Kaum Murtadin Indonesia (Seifudin Ibrahim, Muhammad K.C), Bambang Noorsena, Akal Sehat, cokroTV, dst. Juga ada berbagai artikel sangat kritis dan mencerahkan di blog: CERDAS BIJAKSANA BERKAT INTERNET, di https://bijaksana555.blogspot.com/

Perlu dimengerti, akal sehat dunia saat ini (2020) sedang memerangi pemikiran Islam, bukan melawan Muslim. Setelah cendekiawan Barat berhasil mereformasi Gereja, mengalahkan Komunis, mebangun akal sehat lewat internet, maka giliran fokus mereka pada Islam.  Istilah keren dunia ilmu: CLASH OF CIVILIZATIONS. Baik Muslim yang baik, yang setengah baik, yang kurang baik dan yang radikal mempunyai sumber bacaan yang sama yaitu Al Qouran, nabi yang sama yaitu Muhammad, Tuhan yang sama yaitu Allah, dan bahasa yang sama untuk dibumi dan disurga yaitu bahasa Arab, yang semuanya ini khas/unik Arab – tidak universal (Islam adalah Cult/Sekte Arab, bukan agama). Dunia menyayangi Muslim sebagai saudara sesama manusia namun dunia tidak ingin saudaranya (Muslim) terperangkap dalam kegelapan Islam, maka operasi penyelamatan Muslim besar-besaran lewat internet yang sedang berlangsung perlu digalakan dan ditingkatkan sampai Dajal dikalahkan dan Muslim yang baik diselamatkan. Muslim yang baik adalah Muslim yang tidak paham isi Al Qouran yang sebenarnya karena tidak kritis dan tidak menguasai bahasa Arab namun berbudi pekerti. Menyelamatkan Muslim dari Cult bangsa Arab berarti menyelamatkan Indonesia dari kegelapan dan penjajahan budaya Arab. Semoga keprihatinan akal sehat bangsa Indonesia menjadi bahan renungan, diskusi dan seminar para akademisi minimal di tiga kampus terbesar Indonesia: ITB, UI dan UGM serta para mahasiswa yang sedang tugas belajar di negara maju modern (Luar Negeri). Sekian dan terima kasih atas perhatian pembaca, semoga pembaca mau aktip tidak berpangku tangan.

Rahayu.Ki Sabdo Palon, Kejawen.

Berbagai artikel kritis cerdas bijak ada di blog: CERDAS BIJAKSANA BERKAT INTERNET, di https://bijaksana555.blogspot.com/ , silahkan klik dan baca sendiri agar dapat banyak manfaat berupa pencerahan.

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar