Ibarat Ilmuwan Newton yang meletakan hukum dasar gravitasi yang berlaku secara universal atau Einstein yang menancapkan pondasi teori relativitas yang berlaku universal, demikian pula Yesus (Y) meletakan banyak hukum dasar moral dan etika yang berlaku secara universal sbb:
"Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap
jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang
terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama
dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”
”Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan
mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang
meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang
mengetok, baginya pintu dibukakan.”
“Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya
itu akan ditambahkan kepadamu.”
Masih banyak hal-hal lain h
lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus
dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab
yang harus ditulis itu.
Yesus tidak menyukai agama, lihat kemarahan Ysus :
Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mulailah Ia mengusir semua pedagang
di situ, kata-Nya kepada mereka, “Ada tertulis: Rumah-Ku adalah rumah doa.
Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun.”
Tiap-tiap hari Ia mengajar di dalam Bait Allah. Imam-imam kepala dan
ahli-ahli Taurat serta orang-orang terkemuka dari bangsa itu berusaha untuk
membinasakan Dia, tetapi mereka tidak tahu, bagaimana harus melakukannya, sebab
semua orang terpikat kepada-Nya dan ingin mendengarkan Dia. (Luk 19:45-48)
Jaman sekarang orang dapat menjadi cerdas bijaksana berpandangan luas
lewat pengetahuan yang berasal dari internet terutama YouTube. Untuk masalah
agama, terutama Islam dan Kristen, YouTube memang luar biasa! Cara lama
pendidikan agama lewat brain washing di masa kanak2 (SD s/d SMP) rasanya hanya
akan membuang waktu dan membuat sengsara anak itu setelah dewasa, sebab apa
yang diajarkan berbeda dengan kebenaran dan fakta yang ada didunia lewat dunia
digital. Saat ini (2020) perdebatan agama Islam vs Kristen di YouTube luar
biasa tajam dalam dan kritis. Agama bagaikan dikuliti sampai dengan tulang
belulangnya, agama yang mengandung banyak kebohongan menjadi tidak berkutik
dalam perdebatan bebas yang disaksikan manusia seluruh dunia. Berikut ini kami
cobakan membuat risalah/summary tentang “PERBEDAAN MENDASAR ANTARA AJARAN
MUHAMMAD DENGAN YESUS” berbasis perdebatan kelas dunia di YouTube. Bila anda
mempunyai pendapat lain silahkan edit dan tambahkan atau membuat risalah
sendiri, selamat menikmati artikel ini:
A.
Materi tentang Ketuhahan:
(Muhammad,
M) Konsep Tuhan sangat sederhana: Tuhan itu Esa dan Tunggal titik.
(Yesus,
Y) Konsep Tuhan sangat kompleks, Tuhan Esa namun Tritunggal.
Secara
umum: ibarat mathematik, konsep M adalah mathematik sederhana, hanya kali bagi
tambah kurang, Konsep Y adalah mathematik kelas tinggi, misalnya diferensial
integral. Matahari dipahami M sebagai benda satu saja, Y memahami matahari
sebagai sinar, sebagai panas, dan sebagai benda; 3 yang menyatu. Jadi, walau
matahari jauh dan tidak mungkin didekati, tapi kita dapat merasakan hangatnya
matahari (Yesus) dan terangnya matahari (Roh Kudus).
B.
Materi selain Ketuhanan:
Materi
ajaran M kaku statis dan sulit mengikuti jaman, dan banyak aturan yang
semestinya gak perlu diatur karena mengikuti perkembangan jaman: cara
berpakaian, cara berkumis, hukum cambuk-potong tangan-lempar batu, cara
bersetubuh (keramas), makanan halal haram, aturan berdoa yang rumit, aturan
berpuasa, penanggalan, dst. Ada unsur kekejaman, kekasaran, kebencian bahkan
pembunuhan. M banyak membawa pedang berdarah-darah dalam masa hidupnya.
Materi
ajaran Y di balut dengan perumpamaan (parable) sehingga fleksibel dan dapat
berlaku sepanjang jaman, materinya pun bukan masalah yang statis beku,
melainkan norma2 dan etika hidup didunia yang baik dan bahagia. Y tidak pernah
membawa pedang, bahkan pisau dapurpun tidak pernah; ajaran cinta kasih Y luar
biasa, Y membiasakan untuk memaafkan dan mendoakan musuh2 Y.
C.
Karakter Ajaran:
Ajaran M sangat khas (unik) Arab, tidak universal. Islamisasi dan Arabisasi adalah satu
paket yang tak terpisahkan. Islam diciptakan oleh manusia Arab (Muhammad) demi
hegemoni dan keuntungan finansial bangsa Arab. Berikut ini watak khas Arab
dari Islam: Allah (Tuhan Arab) dipaksa Muhammad (M) hanya boleh berbahasa Arab,
Allah dipaksa menurunkan kitab suci kepada M (pedagang sekaligus pemimpin
perang) yang buta huruf, Surga dipaksa M (yang doyan wanita dan doyan sex)
untuk tetap menyediakan bidadari wanita virgin demi layanan sex dan disertai
budak, Allah dipaksa M untuk banyak menurunkan ayat2 yang dikhususkan untuk
membela sikap M yang doyan wanita, Allah dipaksa M untuk menyatakan bahwa M
adalah nabi terakhir dan Islam adalah agama final yang sempurna (Catatan: Mana
mungkin Tuhan Maha Tak Terbatas/Maha Besar dibatasi atau dipersempit oleh
seorang manusia? Mana mungkin Ilmu Komputer selesai dan diakhiri oleh Nabi
Komputer Bill Gates? Mana mungkin nabi Fisika Einstein mengatakan bahwa ia nabi
Fisika terakhir dan ilmu Fisika sudah selesai dan sudah sempurna? Jadi, M membuat
penjara bagi Allah dan Muslim sedunia serta telah melecehkan Tuhan, penjara
sempit itu disebut: agama Islam; di dunia ini tidak ada nabi yang berani
menciptakan agama selain M, Yesuspun tidak menciptakan agama), M mewajibkan
semua Muslim sedunia untuk selalu mendoakan arwah dia selamanya dalam doa wajib
bagi Muslim, M mensejajarkan dirinya dengan Allah dalam doa wajib bagi Muslim,
M melarang manusia membuat gambar atau patung atau karikatur dirinya, Arabisasi
syarat masuk surga: mati di Mekah langsung masuk surga, mati bunuh diri sambil
membunuh banyak orang lain (jihad) masuk surga, wajib ritual mengelilingi dan
mencium batu Kabah di Mekah untuk menghilangkan seluruh dosa manusia selama
hidupnya dengan membayar mahal, Arabisasi Berdoa: doa 5x dalam bahasa Arab dan
mengarah Mekah (untuk astronaut dan kota dibalik Mekah di dunia bagaimana),
Arabisasi telinga Allah: telinga Allah dianggap cacat pendengaran, maka perlu
loud speaker yang berdaya 100 Watts agar doa Muslim dalam bahasa Arab yang
sulit dimengerti penduduk lokal terdengar sampai ke surga (tanpa kenal waktu
& tanpa kenal perasaan & tanpa sopan santun), Arabisasi puasa: berbasis matahari tenggelam, dikutup
hampir 23 jam matahari tidak tenggelam di musim tertentu, dan matahari nongol
hanya 1 jam di musim yl., Arabisasi kejujuran: Muslim boleh berbohong (taqiya),
Arabisasi hak azasi manusia: non Muslim dikafirkan dan dianggap second class,
Arabisasi peran wanita: wanita adalah second class dgn peran utama produksi
jumlah Muslim agar menjadi mayoritas dunia, Arabisasi halal haram makanan,
Arabisasi pemotongan hewan yang tidak mengenal peri kebinatangan (leher digorok
per lahan2 sambil mengucapkan doa), Arabisasi musik, Arabisasi pakaian,
Arabisasi perbankan, hukum pidana ala Arab: potong tangan, dicambuk, dan dilempari
batu, hukum tata negara ala Arab (Syariah), dan Arabisasi model negara
(Kalifah), dst. Mengingat sifatnya yang tidak universal, maka oleh para pakar
agama dan budaya kaliber dunia ditandaskan bahwa Islam bukanlah agama,
melainkan sekedar Cult. Sebagai Cult maka butuh perlindungan dari kritik tajam
kelompok non Islam, misalnya perlindungan melalui intimidasi kekerasan,
kerusuhan bahkan pembunuhan (misal pendirian laskar: Front Pembela: Islam,
Rasullulah, Allah), hukuman pengucilan bahkan mati bagi yang murtad dan undang2
penodaan agama! Berdasarkan fakta2 diatas, tidak heran negara2 Islam yang
termasuk dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI) sulit maju dan jauh tertinggal
dengan negara lain (non Islam); mereka belum dapat memproduksi peralatan hitech
seperti komputer, mobil dan pesawat terbang sendiri, serta belum pernah ada
bangsa Arab yang memenangkan hadiah prestigius keilmuan yang disebut Nobel!
Ajaran Y sangat universal,
tidak Yahudisasi, Tuhan mampu berbicara dalam bhs apa saja, shg murid2 Y banyak
menjadi pemenang Nobel dan penemu ilmu pengetahuan. Y anti berbohong dan
mengutamakan kejujuran.
D.
Cara Mengajar:
M mengajar
secara diktator, brain washing, tidak boleh dibantah, tidak boleh di kritisi,
sudah final dan sempurna. Menurut M, Tuhan adalah diktator yang takut debat. M
sebagai manusia yang rasul tidak banyak punya kewenangan, maka selalu memakai
kata: Allah SWT berfirman ….
Y
mengajar secara debat dengan akal sehat, bila mengajar sering “dicobai” (untuk
menjerat Y) oleh para politikus dan ulama Yahudi, ateis, dst. Kecerdasan dan
kecerdikan jawaban Y sangat mengagumkan dalam perdebatan itu. Menurut Y, Tuhan
adalah pandai kritis dan bijak yang suka debat. Y sebagai manusia yang jelmaan
Tuhan banyak punya kewenangan, maka selalu memakai kata: Aku berkata kepadamu
….
E.
Kitab Suci:
Al
Qouran materi dan formatnya berantakan dan amburadul, urutannya jumpalitan, banyak
perulangan yang membosankan, banyak kontradiksi moral dan etika antar ayat, dan
banyak kemiripan (copy paste) dengan agama atau kepercayaan kuno yang ada saat
itu, dan kutipan yang salah dan tidak memenuhi etika akademik. Penulisnya bukan
saksi mata, ditulis setelah ratusan tahun wafatnya M, dan berupa kutipan dari
W, kutipan dari X, kutipan dari Z, kutipan dari M, kutipan dari Allah (aslinya
tidak diketemukan). Ibarat SUPERSEMAR, aslinya tidak diketemukan, dan digunakan
Soeharto untuk mengakali bangsanya sendiri.
Injil
ditulis langsung oleh para saksi mata yaitu para murid Y dan dalam kurun waktu yang dekat dengan masa
hidup Yesus, kebenaran historis tentang Yesus tidak meragukan. Jadi ada saksi
hidup dan saksi mata saat itu. Materi ajarannya tersusun rapi dan tidak diulang
dan tidak kontradiksi. Injil bukan akal2an para murid Yesus. Ibarat kuliah,
para mahasiswa mendapat kuliah dan praktikum cinta kasih dari seorang Maha Guru
(Professor) kemudian menuliskan dan menerbitkan dalam bentuk buku.
F.
Aturan
Emas (Golden Rule)
M memandang
manusia non Islam sebagai kafir yang layak ditindas, di nomor duakan, dipajaki,
bahkan dibasmi. Ini sangat bertentangan dengan Aturan Emas, yaitu perlakukan
orang lain seperti dirimu sendiri.
Y
mengajarkan lebih dari Golden Rule, karena meminta murid2Nya untuk memaafkan
dan mendoakan orang yang memusuhi bahkan menciderai murid2 Y.
G.
Karakter
Nabinya:
M banyak memberi keteladanan sangat
negatip dalam banyak hal: ketidak normalan sex (poligami dan pedopili),
kekasaran, kekerasan, kekejaman bahkan pembunuhan. Semasa hidup Muhammad telah
mengikuti peperangan sebanyak 27 kali. M adalah pedagang sekaligus panlima
perang. M tidak pernah melakukan mukjijat yang ada saksi matanya. M keturunan
Arab, padahal nabi2 diturunkan lewat bangsa Yahudi. M mengalami penyakit
kejiwaan yang parah, pernah ingin bunuh diri dan mengalami halusinasi.
Y sangat bertolak belakang dengan M. Banyak
mukjizat dilakukan Yesus, bahkan sampai dengan sekarang nama Yesus sering
dipakai untuk penyembuhan (dapat ditemukan di YouTube). Y keturunan Yahudi,
bangsa terpilih untuk menurunkan nabi2 bagi Tuhan. Y tidak pernah sakit namun
sebaliknya banyak menyembuhkan orang sakit.
H.
Tuhan dan Agama:
M mengklaim bahwa Allah menetapkan M
sebagai nabi terakhir dan Islam adalah agama terakhir.
Yesus, Budha, dan para nabi yang lain
tidak pernah mengklaim sebagai nabi terakhir apalagi klaim menciptakan agama;
para penganut nabi2 inilah yang mendirikan agama!
Sebagai ilustrasi: Mungkinkah seorang
fisikawan membatasi ilmu fisika yang awal dan akhirnya tidak diketahui,
demikian pula seorang nabi mau membatasi Tuhan yang Maha Besar dengan
menyatakan sebagai nabi terakhir dan agama terakir, apakah mungkin? Apakah
bukannya nabi atau fisikawan tersebut layak disebut "kurang waras"?
Bukankah ilmu Fisika tiada awal dan akhirnya? Kalau Fisika dan Kedokteran saja
bagaikan ilmu tanpa awal dan akhir, apalagi Tuhan yang Maha Besar! Bila ada
seorang mengaku nabi terakhir dan agama terakhir, maka hanya orang kurang
cerdas dan kurang bijak yang mempecayainya, dan orang yg mengaku nabi terakhir
ini perlu diteliti kesehatan jiwanya. Tuhan tidak mungkin mencipta atau membuat
penjara sempit (agama) bagi DiriNya sendiri dan bagi manusia ciptaanNya! Tidak
heran agama sering menjadi sumber konflik manusia, seperti orang buta lihat
gajah.
Y tidak pernah menciptakan agama, hanya
manusia sebagai murid2nya yg menciptakan agama. Y terus mendorong manusia
mempelajari Tuhan beserta kebenaranNya karena sifat Tuhan yang tiada terbatas
(alfa s/d Omega, tidak tahu awalnya tidak tahu akhirnya).
I.
Janji
dan kenyataan Surga:
M meminta Muslim selalu mencari jalan
kebenaran. M setelah meninggal dunia masih terus minta didoakan pengikutnya
agar dapat pengampunan dan masuk ke surga.
Y menyatakan: Akulah jalan kebenaran dan
hidup. Y dengan tegas berkata dan berjanji untuk mendahului pergi ke surga demi
mempersiapkan surga bagi para muridNya (umat manusia yang mempercayai Yesus).
Kesimpulan, ajaran Muhammad bertolak belakang dengan ajaran Yesus.
Allah bukan Yahwe, Isa bukan Yesus, dan Ibrahim bukan Abraham. Akibat Islamisasi
dan Arabisasi menjadi satu paket tak terpisahkan, maka negara2 Islam yang
diwadahi dengan OKI menjadi tertinggal, karena mau menerapkan ajaran dan
karakter M serta meniru model pemerintahan negara Arab yang amburadul. Budaya
lokal menjadi hancur karena disusupi/digerilya secara perlahan oleh budaya
Arab. Bagi Indonesia, ajaran Muhammad merupakan
beban sangat berat karena telah banyak menghabiskan waktu, tenaga, biaya, dan
pikiran bangsa Indonesia (jadi sangat merugikan). Saat ini, Indonesia
sedang mengalami gerilya Arabisasi sehingga menjadi mabok/mendem agama, Budaya
Jawa (mayoritas bangsa) yang adi luhung secara perlahan tapi pasti disingkirkan
dengan cerdik. Akhir kata, selamat memilih antara Muhammad atau Yesus dengan
cerdik dan bijaksana. Mohon sebarkan artikel ini (silahkan diedit) lewat dunia
digital demi panduan memilih ajaran spiritual yang baik, benar, dan bijak sana,
namun harap cantumkan: Ki Bodronoyo, Forum Cerdas Spiritual Berkat Debat
Digital, sebagai salah satu sumber pustaka. Rahayu. Ki Bodronoyo.
(Tulisan ini diilhami dari
pemikiran para filsuf kelas dunia di Jerman, ditulis di web site dengan alamat https://digitalmental.blogspot.com/. )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar