Saat ini (Mei 2020) bangsa Indonesia sedang dibawa ke alam ketakutan akan hantu PKI. Menurut anda, mana yang lebih menakutkan – PKI atau Islam fanatik? Menurut cendekiawan modern, terutama yang ada di dunia Barat, yang saat ini (2020) dengan gigih dan konsisten melakukan perlawanan dan penolakan terhadap Islam, menyatakan bahwa karakteristik dasar Islam yang merugikan dunia adalah sbb:
A. Islam itu tidak universal, melainkan ke
Arab2an bahkan sangat khas Arab sebagai karya Muhammad seorang Arab tulen.
Islamisasi dan Arabisasi adalah satu paket yang tak terpisahkan. Islam
diciptakan oleh manusia Arab (Muhammad) demi hegemoni dan keuntungan finansial
bangsa Arab. Bentuk nyata Arabisasi: Allah hanya mampu berbahasa Arab,
berbudaya Arab, perbankan Arab, hukum Arab, dan model negara Arab (Kalifah
dengan Syariah). Karena sifatnya yang tidak universal, maka oleh para pakar
Islam kaliber dunia ditandaskan bahwa Islam bukanlah agama, melainkan sekedar
Cult. Karena Cult maka butuh perlindungan dari kritik tajam kelompok non Islam,
misalnya perlindungan melalui intimidasi kekerasan (Front Pembela: Islam,
Rasullulah, Allah), hukuman mati bagi yang murtad dan undang2 penodaan agama!
B. Cendekiawan modern berdasar pada
Critical Thinking (berpikir kritis) yang menjadi motor kemajuan science, Islam
berdasar pada penyerahan total terhadap Muhammad – Al Qouran dilarang
dipertanyakan dan diperdebatkan (ini menjadi penghalang utama kemajuan – sebab
Islam menjadi statis beku). Sistim berpikir berbasis Islam sangat tidak sesuai
dengan peradaban manusia modern!
C. Islam tidak mengenal “golden rule”
(perlakuan adil bagi sesama manusia) yaitu hukum untuk memperlakukan orang lain
seperti memperlakukan dirinya sendiri. Dalam Islam, penganut agama selain Islam
dianggap kafir dan dianggap warga kelas dua yang wajib ditaklukan, dibohongi
(taqiya), dipajaki, bahkan dibasmi. Hal ini tertulis secara tegas pada ayat2
suci Al Quran. Perlakuan tidak adil terhadap sesama manusia semacam ini sangat
tidak sesuai dengan peradaban manusia modern!
D. Hukum Syariah dalam Islam adalah hukum
atau peraturan yang mengatur seluruh sendi kehidupan umat Islam, baik di dunia
maupun di akhirat. Hukum ini mengontrol segala aspek kehidupan, dari pikiran,
perbuatan, keyakinan, wanita, masyarakat dan ekonomi secara totaliter. Oleh
masyarakat modern, hukum ini dianggap alat politik Islam dan dianggap kaku,
keras, kejam dan sudah usang. Hukum Syariah menjadikan negara Islam menjadi
totaliter, tidak demokratis, teokratis, dan melarang kebebasan beragama (pindah
agama dihukum mati, agama non Islam dilarang atau dipersulit berkembang). Negara
Kalifah berbasis Syariah selalu menjadi idaman Muslim untuk diterapkan di
negara manapun, walaupun di negara non Islam. Hukum ini sangat tidak sesuai
dengan peradaban manusia modern!
E. Islam bias gender, wanita hanya dianggap
warga kelas dua dan sekedar alat produksi manusia Muslim demi menjadi agama
mayoritas dunia dari sisi jumlah (bukan kualitas otak). Ayat2 Al Quran secara
tegas menyatakan bahwa wanita dipandang hanya sebagai: alat produksi dan
multiplikasi Muslim di dunia melalui poligami dan beranak banyak, sebagai alat
pemuas sex pria - adanya nikah Mutah (mirip pelacuran), janji seks dengan 72
perawan cantik di sorga bagi pelaku jihad, halal untuk menggarap pembantu
wanita (TKW), wanita dianggap sebagai penggoda pria maka jasmani harus ditutup
rapat dari kepala sampai kaki sedangkan pria tidak, hak wanita yang berbeda
jauh dalam hal: warisan, keadilan, pendidikan, pekerjaan, perkawinan, dan
kebebasan untuk tampilan di publik. Pakar agama dunia secara berkelakar
mengatakan Islam adalah agama pria, tidak cocok untuk wanita. Bias gender
terasa sekali di negara2 Arab dan Islam, dan ini sangat tidak sesuai dengan
peradaban manusia modern!
F. Islam memperbolehkan Muslim untuk
berbohong atau dikenal sebagai taqiya, tentu saja hal ini sangat tidak sesuai
dengan peradaban manusia modern yang menjunjung tinggi kebenaran dan kejujuran!
G. Islam membahayakan etika dan moral
manusia modern, sebab Muhammad banyak memberi keteladanan sangat negatip dalam
hal: kekasaran, kekerasan, kekejaman bahkan pembunuhan. Semasa hidup Muhammad
telah mengikuti peperangan sebanyak 27 kali. Wanita dan janda tawanan perang
menjadi obyek pelecehan sex oleh Muhammad bersama pasukannya. Perkawinan
Muhammad (50 tahun) dengan anak kecil usia 6 tahun dan Muhammad mempunyai 4
istri serta banyak selir adalah sesuatu perilaku manusia yang tidak normal dan
sangat melecehkan wanita. Tuhan Islam, Allah, memberikan hak dan perlakuan
istimewa terhadap perilaku sex yang menyimpang dari Muhammad; hal ini termuat
jelas di ayat2 Al Qouran. De facto: Muhammad adalah pedagang dan panglima
perang yang buta huruf!
H. Muhammad mengklaim sebagai nabi terakhir
dan Islam adalah agama terakhir. Nabi2 agama lain tidak ada yang berani
mengklaim menciptakan agama, pengikut nabi2 inilah yang menciptakan agama. Menurut
ilmuwan modern, agama adalah penjara sempit bagi Tuhan dan manusia. Rasanya
Tuhan tidak mungkin mencipta atau membuat penjara sempit (agama) bagi DiriNya
sendiri dan bagi manusia ciptaanNya! Tidak heran agama sering menjadi sumber
konflik manusia (ibarat orang buta lihat gajah) dan penyebab budaya menjadi
statis beku kaku! Bagaikan paradoks, Indonesia justru mewajibkan rakyatnya
harus beragama secara eksplisit yaitu agama harus tertera di KTP, bagaimana
pendapat anda?
I. Islam sangat membebani Bangsa Indonesia,
misalnya saja dalam hal: A) Keamanan Negara: Islam senantiasa mengancam
perpecahan bangsa, sejak jaman prabu Brawijaya, Piagam Jakarta, Kahar Muzakar,
DI, TII, NII, G30S (pembantaian jutaan manusia tak bersalah), Tragedi Mei 1998
(anti Tionghoa), FPI, ISIS, Piagam Jakarta, Bom Borobudur, Tragedi Poso,
Tragedi Ambon, berbagai tragedi bom di gereja2, rangkaian teroris seperti Nurdin
Top – Ashari - Bom Bali – dst (Lihat Wikipedia), Basyir, FPI, Riziq, dst. Dan
kedepan masih banyak lagi yang akan terjadi. B) Mengakibatkan rasisme: Kost
Muslim, Makam Muslim, Rumah Sakit Muslim, dst. C) Islam juga mengakibatkan melemahnya
budi pekerti dan budaya sopan santun, serta mendorong munculnya budaya
kekerasan, misalnya: Suara hingar bingar masjid, terutama jam 4 pagi (saat
manusia tidur nyenyak) dan jam 6 sore saat belajar anak2; Memberi salam
keagamaan Islam Arab “Asalam ….” kepada siapapun tanpa pandang bulu agama orang
yang disapa. Tayangan perilaku kekerasan, kekejaman, dan kerusuhan ala FPI,
FPR, Hisbollah, dst. D) Organisasi ILO melarang anak dibawah umur (TK, sekolah
dasar dan SMP) untuk bekerja mencari uang, karena usia & jasmani belum
memungkinkan (kerja paksa phisik), namun anak2 di sekolah Islam dipaksakan
untuk kerja paksa “otak” menghafal ribuan ayat Al Quran dalam bahasa Arab selama
9 th semasa SD sampai dengan SMP (di Pondok/Madrasah), apakah ini juga tidak melanggar
hak azasi kanak2?
J. Islam membenturkan Indonesia dengan
negara adi daya, yaitu Israel dan RRC, karena Islam Indonesia menjadi memiliki
karakter anti Yahudi dan Cina. Israel pakar dan penguasa finansial, RRC pakar
dan penguasa Teknologi dan budaya bisnis. Karakter Muslim seperti ini sangat
merugikan Indonesia. Misalnya, nilai tukar rupiah kita selalu di bully oleh
pakar finansial Yahudi, sehingga rupiah begitu rendah terhadap dollar, ibarat
rupiah bersujud didepan dollar, dengan salah satu contoh dampak: harga hasil
bumi dan tambang Indonesia sangat murah sekali (ekspor), sedangkan harga
barang2 hitech dan obat2an (impor) selangit (rakyat jadi kurbannya).
Untuk
memahami nalar pak Harto (mantan presiden RI) dalam menipu bangsanya sendiri
mulai dari G30S s/d Reformasi, pembaca wajib: 1) baca artikel berjudul: “BEGITU
INDAHNYA STRATEGI BEGAWAN POLITIK SOEHARTO DALAM MENAKLUKAN BANGSANYA!” di https://nuranijernih08.wordpress.com/2007/12/21/begitu-indahnya-strategi-begawan-politik-soeharto-dalam-menaklukan-bangsanya/ ; 2) Tonton video di YouTube berjudul: “JAGAL
The Act of Killing full movie” di https://www.youtube.com/watch?v=Do1_68LrpbU
; 3) Majalah Tempo Edisi Khusus (Maret 2016) Membuka Tabir G30S di https://majalah.tempo.co/read/laporan-khusus/150242/jejak-berdarah-algojo-1965
, 4) Video: “Gus Dur, PKI hanya konspirasi Suharto” di https://www.youtube.com/watch?v=iNKtc9yvtbc
, 5) Video: “Gus Dur: PKI Aja Kok Ditakutin”, di https://www.youtube.com/watch?v=2YfmyRT9Hio
. Dimohon kaum cerdik pandai untuk tidak belajar G30S dari para pelacur
intelektual. Rahayu. (Penulis adalah cucu seorang kakek yang dikambing hitamkan
sebagai PKI dan dibunuh secara kejam, kemudian cucu cicitnya yang tidak tahu
menahu dan tidak bersalah/berdosa dibunuh secara politis dan dibunuh
karakternya, sungguh kebiadaban yang tiada duanya didunia ini, semoga Tap MPRS
dicabut. Terima kasih videonya yang menarik, berjudul : 'PARTAI KADRUN
INDONESIA' TERIAK PKI di alamat: https://www.youtube.com/watch?v=6bGd7zqvx6o&t=60s
, CokroTV sungguh luar biasa! Tulisan ini adalah salah satu komentar video ini).
Rahayu.
Ki Bejo, nyaris dipenggal
oleh amok massa Islam di Lir Boyo Kediri, di tahun 1965
Tidak ada komentar:
Posting Komentar