Jumat, 05 Maret 2021

MANA YANG LEBIH MENAKUTKAN – PKI ATAU ISLAM FANATIK?

 Saat ini (Mei 2020) bangsa Indonesia sedang dibawa ke alam ketakutan akan hantu PKI. Menurut anda, mana yang lebih menakutkan – PKI atau Islam fanatik? Menurut cendekiawan modern, terutama yang ada di dunia Barat, yang saat ini (2020) dengan gigih dan konsisten melakukan perlawanan dan penolakan terhadap Islam, menyatakan bahwa karakteristik dasar Islam yang merugikan dunia adalah sbb:

A.    Islam itu tidak universal, melainkan ke Arab2an bahkan sangat khas Arab sebagai karya Muhammad seorang Arab tulen. Islamisasi dan Arabisasi adalah satu paket yang tak terpisahkan. Islam diciptakan oleh manusia Arab (Muhammad) demi hegemoni dan keuntungan finansial bangsa Arab. Bentuk nyata Arabisasi: Allah hanya mampu berbahasa Arab, berbudaya Arab, perbankan Arab, hukum Arab, dan model negara Arab (Kalifah dengan Syariah). Karena sifatnya yang tidak universal, maka oleh para pakar Islam kaliber dunia ditandaskan bahwa Islam bukanlah agama, melainkan sekedar Cult. Karena Cult maka butuh perlindungan dari kritik tajam kelompok non Islam, misalnya perlindungan melalui intimidasi kekerasan (Front Pembela: Islam, Rasullulah, Allah), hukuman mati bagi yang murtad dan undang2 penodaan agama!

B.    Cendekiawan modern berdasar pada Critical Thinking (berpikir kritis) yang menjadi motor kemajuan science, Islam berdasar pada penyerahan total terhadap Muhammad – Al Qouran dilarang dipertanyakan dan diperdebatkan (ini menjadi penghalang utama kemajuan – sebab Islam menjadi statis beku). Sistim berpikir berbasis Islam sangat tidak sesuai dengan peradaban manusia modern!

C.   Islam tidak mengenal “golden rule” (perlakuan adil bagi sesama manusia) yaitu hukum untuk memperlakukan orang lain seperti memperlakukan dirinya sendiri. Dalam Islam, penganut agama selain Islam dianggap kafir dan dianggap warga kelas dua yang wajib ditaklukan, dibohongi (taqiya), dipajaki, bahkan dibasmi. Hal ini tertulis secara tegas pada ayat2 suci Al Quran. Perlakuan tidak adil terhadap sesama manusia semacam ini sangat tidak sesuai dengan peradaban manusia modern!

D.   Hukum Syariah dalam Islam adalah hukum atau peraturan yang mengatur seluruh sendi kehidupan umat Islam, baik di dunia maupun di akhirat. Hukum ini mengontrol segala aspek kehidupan, dari pikiran, perbuatan, keyakinan, wanita, masyarakat dan ekonomi secara totaliter. Oleh masyarakat modern, hukum ini dianggap alat politik Islam dan dianggap kaku, keras, kejam dan sudah usang. Hukum Syariah menjadikan negara Islam menjadi totaliter, tidak demokratis, teokratis, dan melarang kebebasan beragama (pindah agama dihukum mati, agama non Islam dilarang atau dipersulit berkembang). Negara Kalifah berbasis Syariah selalu menjadi idaman Muslim untuk diterapkan di negara manapun, walaupun di negara non Islam. Hukum ini sangat tidak sesuai dengan peradaban manusia modern!

E.    Islam bias gender, wanita hanya dianggap warga kelas dua dan sekedar alat produksi manusia Muslim demi menjadi agama mayoritas dunia dari sisi jumlah (bukan kualitas otak). Ayat2 Al Quran secara tegas menyatakan bahwa wanita dipandang hanya sebagai: alat produksi dan multiplikasi Muslim di dunia melalui poligami dan beranak banyak, sebagai alat pemuas sex pria - adanya nikah Mutah (mirip pelacuran), janji seks dengan 72 perawan cantik di sorga bagi pelaku jihad, halal untuk menggarap pembantu wanita (TKW), wanita dianggap sebagai penggoda pria maka jasmani harus ditutup rapat dari kepala sampai kaki sedangkan pria tidak, hak wanita yang berbeda jauh dalam hal: warisan, keadilan, pendidikan, pekerjaan, perkawinan, dan kebebasan untuk tampilan di publik. Pakar agama dunia secara berkelakar mengatakan Islam adalah agama pria, tidak cocok untuk wanita. Bias gender terasa sekali di negara2 Arab dan Islam, dan ini sangat tidak sesuai dengan peradaban manusia modern!

F.    Islam memperbolehkan Muslim untuk berbohong atau dikenal sebagai taqiya, tentu saja hal ini sangat tidak sesuai dengan peradaban manusia modern yang menjunjung tinggi kebenaran dan kejujuran!

G.   Islam membahayakan etika dan moral manusia modern, sebab Muhammad banyak memberi keteladanan sangat negatip dalam hal: kekasaran, kekerasan, kekejaman bahkan pembunuhan. Semasa hidup Muhammad telah mengikuti peperangan sebanyak 27 kali. Wanita dan janda tawanan perang menjadi obyek pelecehan sex oleh Muhammad bersama pasukannya. Perkawinan Muhammad (50 tahun) dengan anak kecil usia 6 tahun dan Muhammad mempunyai 4 istri serta banyak selir adalah sesuatu perilaku manusia yang tidak normal dan sangat melecehkan wanita. Tuhan Islam, Allah, memberikan hak dan perlakuan istimewa terhadap perilaku sex yang menyimpang dari Muhammad; hal ini termuat jelas di ayat2 Al Qouran. De facto: Muhammad adalah pedagang dan panglima perang yang buta huruf!

H.   Muhammad mengklaim sebagai nabi terakhir dan Islam adalah agama terakhir. Nabi2 agama lain tidak ada yang berani mengklaim menciptakan agama, pengikut nabi2 inilah yang menciptakan agama. Menurut ilmuwan modern, agama adalah penjara sempit bagi Tuhan dan manusia. Rasanya Tuhan tidak mungkin mencipta atau membuat penjara sempit (agama) bagi DiriNya sendiri dan bagi manusia ciptaanNya! Tidak heran agama sering menjadi sumber konflik manusia (ibarat orang buta lihat gajah) dan penyebab budaya menjadi statis beku kaku! Bagaikan paradoks, Indonesia justru mewajibkan rakyatnya harus beragama secara eksplisit yaitu agama harus tertera di KTP, bagaimana pendapat anda?

I.      Islam sangat membebani Bangsa Indonesia, misalnya saja dalam hal: A) Keamanan Negara: Islam senantiasa mengancam perpecahan bangsa, sejak jaman prabu Brawijaya, Piagam Jakarta, Kahar Muzakar, DI, TII, NII, G30S (pembantaian jutaan manusia tak bersalah), Tragedi Mei 1998 (anti Tionghoa), FPI, ISIS, Piagam Jakarta, Bom Borobudur, Tragedi Poso, Tragedi Ambon, berbagai tragedi bom di gereja2, rangkaian teroris seperti Nurdin Top – Ashari - Bom Bali – dst (Lihat Wikipedia), Basyir, FPI, Riziq, dst. Dan kedepan masih banyak lagi yang akan terjadi. B) Mengakibatkan rasisme: Kost Muslim, Makam Muslim, Rumah Sakit Muslim, dst. C) Islam juga mengakibatkan melemahnya budi pekerti dan budaya sopan santun, serta mendorong munculnya budaya kekerasan, misalnya: Suara hingar bingar masjid, terutama jam 4 pagi (saat manusia tidur nyenyak) dan jam 6 sore saat belajar anak2; Memberi salam keagamaan Islam Arab “Asalam ….” kepada siapapun tanpa pandang bulu agama orang yang disapa. Tayangan perilaku kekerasan, kekejaman, dan kerusuhan ala FPI, FPR, Hisbollah, dst. D) Organisasi ILO melarang anak dibawah umur (TK, sekolah dasar dan SMP) untuk bekerja mencari uang, karena usia & jasmani belum memungkinkan (kerja paksa phisik), namun anak2 di sekolah Islam dipaksakan untuk kerja paksa “otak” menghafal ribuan ayat Al Quran dalam bahasa Arab selama 9 th semasa SD sampai dengan SMP (di Pondok/Madrasah), apakah ini juga tidak melanggar hak azasi kanak2?

J.     Islam membenturkan Indonesia dengan negara adi daya, yaitu Israel dan RRC, karena Islam Indonesia menjadi memiliki karakter anti Yahudi dan Cina. Israel pakar dan penguasa finansial, RRC pakar dan penguasa Teknologi dan budaya bisnis. Karakter Muslim seperti ini sangat merugikan Indonesia. Misalnya, nilai tukar rupiah kita selalu di bully oleh pakar finansial Yahudi, sehingga rupiah begitu rendah terhadap dollar, ibarat rupiah bersujud didepan dollar, dengan salah satu contoh dampak: harga hasil bumi dan tambang Indonesia sangat murah sekali (ekspor), sedangkan harga barang2 hitech dan obat2an (impor) selangit (rakyat jadi kurbannya).

 

Untuk memahami nalar pak Harto (mantan presiden RI) dalam menipu bangsanya sendiri mulai dari G30S s/d Reformasi, pembaca wajib: 1) baca artikel berjudul: “BEGITU INDAHNYA STRATEGI BEGAWAN POLITIK SOEHARTO DALAM MENAKLUKAN BANGSANYA!” di https://nuranijernih08.wordpress.com/2007/12/21/begitu-indahnya-strategi-begawan-politik-soeharto-dalam-menaklukan-bangsanya/ ; 2) Tonton video di YouTube berjudul: “JAGAL The Act of Killing full movie” di https://www.youtube.com/watch?v=Do1_68LrpbU ; 3) Majalah Tempo Edisi Khusus (Maret 2016) Membuka Tabir G30S di https://majalah.tempo.co/read/laporan-khusus/150242/jejak-berdarah-algojo-1965 , 4) Video: “Gus Dur, PKI hanya konspirasi Suharto” di  https://www.youtube.com/watch?v=iNKtc9yvtbc , 5) Video: “Gus Dur: PKI Aja Kok Ditakutin”, di https://www.youtube.com/watch?v=2YfmyRT9Hio . Dimohon kaum cerdik pandai untuk tidak belajar G30S dari para pelacur intelektual. Rahayu. (Penulis adalah cucu seorang kakek yang dikambing hitamkan sebagai PKI dan dibunuh secara kejam, kemudian cucu cicitnya yang tidak tahu menahu dan tidak bersalah/berdosa dibunuh secara politis dan dibunuh karakternya, sungguh kebiadaban yang tiada duanya didunia ini, semoga Tap MPRS dicabut. Terima kasih videonya yang menarik, berjudul : 'PARTAI KADRUN INDONESIA' TERIAK PKI di alamat: https://www.youtube.com/watch?v=6bGd7zqvx6o&t=60s , CokroTV sungguh luar biasa! Tulisan ini adalah salah satu komentar video ini).

Rahayu.

Ki Bejo, nyaris dipenggal oleh amok massa Islam di Lir Boyo Kediri, di tahun 1965

Tidak ada komentar:

Posting Komentar