Senin, 08 Maret 2021

AGAMA BUKAN TUJUAN YESUS, SEBALIKNYA MUHAMMAD MEMBUAT AGAMA YANG SANGAT KHAS ARAB. YESUS UNIVERSAL MILIK DUNIA, MUHAMMAD SPESIFIK ARAB MILIK ARAB.

 Di era Revolusi Industri 4.0, manusia di dunia modern sudah menjauhi agama, mereka lebih senang menganut paham “Bertuhan tanpa beragama”. Tuhan yang Maha Adil yang menciptakan matahari dan hujan untuk siapa saja adalah tidak mungkin menciptakan penjara sempit  (agama) bagi DiriNya sendiri dan bagi manusia ciptaanNya! Sejarah dunia membuktikan agama sering menjadi sumber konflik, pertikaian, permusuhan bahkan pertempuran antar suku atau negara. Bahkan sampai dengan sekarang, perang dunia digital antara Islam lawan Kafir (Non Islam: Kristen, Budha, Hindu, Aliran Kepercayaan) sedang panas-panasnya di internet, terutama di YouTube (ramalan Samuel Hutington sedang terjadi dengan sengit).

Perbedaan mendasar antara Yesus dengan Muhammad adalah:

Yesus tidak menciptakan agama namun menyodorkan konsep “Bertuhan tanpa beragama”, sedangkan Muhammad membuat agama yang sangat khas Arab dimana Allah berbudaya Arab yang mempunyai visi misi mendirikan negara Kalifah berbasis Syariah yang sangat khas bangsa Arab. Apa yang diajarkan Yesus dapat diterima oleh siapa saja tanpa pandang bulu bahkan manusia Atheis dan Komunis pun, dan Yesus tidak pernah mempersoalkan masalah Konsep Tritunggal bagi manusia sebab Yesus menyadari bahwa otak manusia tidak mungkin menjangkau ilmu tentang Tuhan; sebagai ilustrasi - manusia tidak pernah mengerti akan dirinya sendiri, misalnya dimana letak jiwanya dan perasaannya, atau manusia tidak pernah mengerti secara tuntas tentang komputer yang tidak pernah selesai dipelajari. Bila Tuhan dapat dipelajari dan dimengerti oleh manusia maka julukan Maha Besar bagi Tuhan lenyap!

 

Tentang ajaran Yesus, ibarat Ilmuwan Newton yang meletakan hukum dasar gravitasi yang berlaku secara universal atau Einstein yang menancapkan pondasi teori relativitas yang berlaku universal, demikian pula Yesus (Y) meletakan banyak hukum dasar kemanusiaan, moral dan etika yang berlaku secara universal, misalnya sbb:

Hukum Cinta Kasih:

"Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."

Hukum Mengampuni bagi Musuh dan Penganiaya:

Hukum yang luar biasa sulit bagi manusia juga Yesus ajarkan. Mengampuni orang yang telah memusuhi atau berbuat salah kepada kita adalah salah satu hal tersulit yang Tuhan ingin kita lakukan. Yesus mengajarkan demikian:

Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.  Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian? Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allah pun berbuat demikian? Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.” Bahkan untuk para penyalibNya, Yesus yang menderita di kayu salib, berdoa: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat”

Hukum Memaafkan dan Pengampunan:

Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: "Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?" Yesus berkata kepadanya: "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali. Sungguh Yesus mengajarkan hati nurani manusia menjadi samudera cinta kasih, memaafkan dan pengampunan tanpa batas!

Tuhan tidak terbatas tidak pernah selesai dipelajari:

Dalam kitab suci di bagian penutup dituliskan:

Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.

Ini berarti Tuhan benar2 Maha Tak Terbatas/Maha Besar (alpha omega-tiada awal tiada akhir). Bandingkan dengan Muhammad yang mengklaim Islam adalah agama terakhir yang paling sempurna dan Muhammad adalah nabi paling akhir. Mana mungkin Maha Tak Terbatas/Maha Besar dibatasi atau dipersempit oleh seorang manusia saja yang mengaku nabi? Mana mungkin Ilmu Komputer selesai dan diakhiri oleh Nabi Komputer Bill Gates? Mana mungkin nabi Fisika Einstein mengatakan bahwa ia nabi Fisika terakhir dan ilmu Fisika sudah selesai dan sudah sempurna? Keberanian Muhammad sungguh luar biasa: membatasi yang Maha Tak Terbatas sekaligus memenjarakan Tuhan dan manusia dalam penjara yang sempit yang disebut Agama Islam!  Sebaliknya, Yesus mengajarkan agar manusia terus belajar tanpa henti, begini perintahNya:

“Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan”.

Yesus tidak menyukai agama, sebaliknya Muhammad membuat Agama:

Dalam kitab suci Injil diceritakan bagaimana Yesus mengobrak abrik rumah ibadat Yahudi yang dijadikan pusat bisnis, kemudian diceritakan pula berbagai kritik terhadap agama dan ulama Yahudi sehingga melalui politisasi agama, para ulama Yahudi menjebak dalam perdebatan (tidak berhasil), lalu mengadu domba Yesus dengan penguasa Romawi saat itu, sehingga Yesus di salibkan. Kisah perdebatan yang penuh kecerdasan tentang spiritual  antara Yesus melawan para ulama Yahudi dalam Injil sungguh luar biasa bagus dan indah, bagi yang ingin tahu, cara tergampang adalah nonton film tentang Yesus di YouTube. Salah satu bukti Yesus tidak suka agama adalah cuplikan berikut: “Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mulailah Ia mengusir semua pedagang di situ, kata-Nya kepada mereka, “Ada tertulis: Rumah-Ku adalah rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun.” Agama memang potensi bisnis yang sangat besar bagi manusia yang berfilosofi: “Keuangan Yang Maha Kuasa, bukan Ketuhanan Yang Maha Esa.”

Perbedaan Karakter Manusia Yesus (Y) vs Muhammad (M):

M banyak memberi keteladanan sangat negatip dalam banyak hal: ketidak normalan sex (poligami dan pedopili), kekasaran, kekerasan, kekejaman bahkan pembunuhan. Semasa hidup Muhammad telah mengikuti peperangan sebanyak 27 kali. M adalah pedagang sekaligus panglima perang yang buta huruf. M tidak pernah melakukan mukjijat yang ada saksi matanya. M keturunan Arab, padahal nabi2 diturunkan lewat bangsa Yahudi. M pernah mengalami penyakit kejiwaan yang parah, pernah ingin bunuh diri dan mengalami halusinasi.

(tonton sendiri fakta Muhammad melalui video ini:

-       Video Muslimah Membuka Aib Nabinya - Dom Azarel, di https://www.youtube.com/watch?v=lITuscIS5gc

-       Video Brother Ismael: Ada banyak video, salah satunya Video Kenapa Saya Tinggalkan Islam, https://www.youtube.com/watch?v=KXnfha7riJQ

 

Jadi, Y sangat bertolak belakang dengan M. Y tidak pernah memegang pedang, bahkan pisau dapurpun tidak! Y tidak pernah menyakiti atau membunuh manusia, justru sebaliknya menghibur kesusahan, menyembuhkan sakit, bahkan menghidupkan orang mati! Patut diperhatikan bahwa Yesus adalah jawaban dari doa setiap orang Muslim yang meminta petunjuk akan “Jalan Kebenaran menuju surga”, karena Yesus menandaskan bahwa: ”Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”

 

Sebagai penutup, para pakar internasional dibidang filsafat, budaya dan agama menjuluki bahwa

Islam adalah agama FIVE IN ONE (5 IN 1) – Islamisasi, Arabisasi, Politisasi, Bisnis, Pembodohan & Penjajahan budaya oleh bangsa Arab. Islam akan menjadikan suatu negara tertinggal jaman dan terjajah, tidak heran kalau bpk Darmawan mengusulkan mengusir Islam dari bumi Nusantara! ( Saksikan sendiri Video Darmawan: Buang Islam dari Indonesia, di https://www.youtube.com/watch?v=DeF2Vyit9UE )

Tulisan yang lebih komplit beserta Pustaka berbagai tulisan kritis cerdas ada di blog: CERDAS BIJAKSANA BERKAT INTERNET, di https://bijaksana555.blogspot.com/

Mohon bantuan agar tulisan ini disharekan agar jadi bahan diskusi dan mawas diri para pemerhati budaya, agama, dan filsafat di Indonesia.

Rahayu.

Sri Kresna. Kejawen yang mengimani Yesus. Anak korban pembantaian PKI 1965 oleh organisasi masa Islam. Pembantaian paling kejam sedunia: anak cucu cicit yang tidak tahu menahu dibunuh secara kejam melalui pembunuhan karakter. Semoga Tap MPRS 1966 dihapus karena menentang kemanusiaan. Mana yang lebih berbahaya: PKI atau Radikal Islam?.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar