Di era Revolusi Industri 4.0, manusia di dunia modern sudah menjauhi agama, mereka lebih senang menganut paham “Bertuhan tanpa beragama”. Tuhan yang Maha Adil yang menciptakan matahari dan hujan untuk siapa saja adalah tidak mungkin menciptakan penjara sempit (agama) bagi DiriNya sendiri dan bagi manusia ciptaanNya! Sejarah dunia membuktikan agama sering menjadi sumber konflik, pertikaian, permusuhan bahkan pertempuran antar suku atau negara. Bahkan sampai dengan sekarang, perang dunia digital antara Islam lawan Kafir (Non Islam: Kristen, Budha, Hindu, Aliran Kepercayaan) sedang panas-panasnya di internet, terutama di YouTube (ramalan Samuel Hutington sedang terjadi dengan sengit).
Perbedaan mendasar antara Yesus dengan
Muhammad adalah:
Yesus tidak menciptakan agama namun
menyodorkan konsep “Bertuhan tanpa beragama”, sedangkan Muhammad membuat agama
yang sangat khas Arab dimana Allah berbudaya Arab yang mempunyai visi misi mendirikan
negara Kalifah berbasis Syariah yang sangat khas bangsa Arab. Apa yang diajarkan
Yesus dapat diterima oleh siapa saja tanpa pandang bulu bahkan manusia Atheis
dan Komunis pun, dan Yesus tidak pernah mempersoalkan masalah Konsep Tritunggal
bagi manusia sebab Yesus menyadari bahwa otak manusia tidak mungkin menjangkau
ilmu tentang Tuhan; sebagai ilustrasi - manusia tidak pernah mengerti akan
dirinya sendiri, misalnya dimana letak jiwanya dan perasaannya, atau manusia
tidak pernah mengerti secara tuntas tentang komputer yang tidak pernah selesai
dipelajari. Bila Tuhan dapat dipelajari dan dimengerti oleh manusia maka
julukan Maha Besar bagi Tuhan lenyap!
Tentang ajaran Yesus, ibarat Ilmuwan Newton yang meletakan hukum dasar
gravitasi yang berlaku secara universal atau Einstein yang menancapkan pondasi
teori relativitas yang berlaku universal, demikian pula Yesus (Y) meletakan banyak
hukum dasar kemanusiaan, moral dan etika yang berlaku secara universal,
misalnya sbb:
Hukum Cinta Kasih:
"Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap
jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang
pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu
manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh
hukum Taurat dan kitab para nabi."
Hukum Mengampuni bagi Musuh dan Penganiaya:
Hukum yang luar biasa sulit bagi manusia juga Yesus ajarkan. Mengampuni
orang yang telah memusuhi atau berbuat salah kepada kita adalah salah satu hal
tersulit yang Tuhan ingin kita lakukan. Yesus mengajarkan demikian:
Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah
musuhmu. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi
mereka yang menganiaya kamu. Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak
Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang
yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak
benar. Apabila kamu mengasihi orang yang
mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?
Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah
lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal
Allah pun berbuat demikian? Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti
Bapamu yang di sorga adalah sempurna.” Bahkan untuk para penyalibNya, Yesus yang
menderita di kayu salib, berdoa: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak
tahu apa yang mereka perbuat”
Hukum Memaafkan dan Pengampunan:
Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada
Yesus: "Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia
berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?" Yesus berkata kepadanya:
"Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai
tujuh puluh kali tujuh kali. Sungguh Yesus mengajarkan hati nurani manusia
menjadi samudera cinta kasih, memaafkan dan pengampunan tanpa batas!
Tuhan tidak terbatas tidak pernah selesai dipelajari:
Dalam kitab suci di bagian penutup dituliskan:
Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi
jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini
tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.
Ini berarti Tuhan benar2 Maha Tak Terbatas/Maha Besar (alpha omega-tiada
awal tiada akhir). Bandingkan dengan Muhammad yang mengklaim Islam adalah agama
terakhir yang paling sempurna dan Muhammad adalah nabi paling akhir. Mana
mungkin Maha Tak Terbatas/Maha Besar dibatasi atau dipersempit oleh seorang
manusia saja yang mengaku nabi? Mana mungkin Ilmu Komputer selesai dan diakhiri
oleh Nabi Komputer Bill Gates? Mana mungkin nabi Fisika Einstein mengatakan
bahwa ia nabi Fisika terakhir dan ilmu Fisika sudah selesai dan sudah sempurna?
Keberanian Muhammad sungguh luar biasa: membatasi yang Maha Tak Terbatas
sekaligus memenjarakan Tuhan dan manusia dalam penjara yang sempit yang disebut
Agama Islam! Sebaliknya, Yesus
mengajarkan agar manusia terus belajar tanpa henti, begini perintahNya:
“Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya
itu akan ditambahkan kepadamu. Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah,
maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena
setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan
setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan”.
Yesus tidak menyukai agama, sebaliknya Muhammad membuat Agama:
Dalam kitab suci Injil diceritakan bagaimana Yesus mengobrak abrik
rumah ibadat Yahudi yang dijadikan pusat bisnis, kemudian diceritakan pula
berbagai kritik terhadap agama dan ulama Yahudi sehingga melalui politisasi
agama, para ulama Yahudi menjebak dalam perdebatan (tidak berhasil), lalu
mengadu domba Yesus dengan penguasa Romawi saat itu, sehingga Yesus di
salibkan. Kisah perdebatan yang penuh kecerdasan tentang spiritual antara Yesus melawan para ulama Yahudi dalam
Injil sungguh luar biasa bagus dan indah, bagi yang ingin tahu, cara tergampang
adalah nonton film tentang Yesus di YouTube. Salah satu bukti Yesus
tidak suka agama adalah cuplikan berikut: “Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan
mulailah Ia mengusir semua pedagang di situ, kata-Nya kepada mereka, “Ada
tertulis: Rumah-Ku adalah rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang
penyamun.” Agama memang potensi bisnis yang sangat besar bagi manusia yang
berfilosofi: “Keuangan Yang Maha Kuasa, bukan Ketuhanan Yang Maha Esa.”
Perbedaan Karakter Manusia Yesus (Y) vs Muhammad (M):
M banyak memberi keteladanan sangat
negatip dalam banyak hal: ketidak normalan sex (poligami dan pedopili),
kekasaran, kekerasan, kekejaman bahkan pembunuhan. Semasa hidup Muhammad telah
mengikuti peperangan sebanyak 27 kali. M adalah pedagang sekaligus panglima
perang yang buta huruf. M tidak pernah melakukan mukjijat yang ada saksi matanya.
M keturunan Arab, padahal nabi2 diturunkan lewat bangsa Yahudi. M pernah mengalami
penyakit kejiwaan yang parah, pernah ingin bunuh diri dan mengalami halusinasi.
(tonton sendiri fakta Muhammad melalui
video ini:
-
Video
Muslimah Membuka Aib Nabinya - Dom Azarel, di https://www.youtube.com/watch?v=lITuscIS5gc
-
Video
Brother Ismael: Ada banyak video, salah satunya Video Kenapa Saya Tinggalkan
Islam, https://www.youtube.com/watch?v=KXnfha7riJQ
Jadi, Y sangat bertolak belakang dengan
M. Y tidak pernah memegang pedang, bahkan pisau dapurpun tidak! Y tidak
pernah menyakiti atau membunuh manusia, justru sebaliknya menghibur kesusahan,
menyembuhkan sakit, bahkan menghidupkan orang mati! Patut diperhatikan bahwa
Yesus adalah jawaban dari doa setiap orang Muslim yang meminta petunjuk akan
“Jalan Kebenaran menuju surga”, karena Yesus menandaskan bahwa: ”Akulah jalan
dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau
tidak melalui Aku.”
Sebagai
penutup, para pakar internasional dibidang filsafat, budaya dan agama menjuluki
bahwa
Islam adalah
agama FIVE IN ONE (5 IN 1) – Islamisasi, Arabisasi, Politisasi, Bisnis, Pembodohan
& Penjajahan budaya oleh bangsa Arab. Islam akan menjadikan suatu negara
tertinggal jaman dan terjajah, tidak heran kalau bpk Darmawan mengusulkan mengusir
Islam dari bumi Nusantara! ( Saksikan sendiri Video Darmawan: Buang Islam dari
Indonesia, di https://www.youtube.com/watch?v=DeF2Vyit9UE )
Tulisan
yang lebih komplit beserta Pustaka berbagai tulisan kritis cerdas ada di blog: CERDAS
BIJAKSANA BERKAT INTERNET, di https://bijaksana555.blogspot.com/
Mohon
bantuan agar tulisan ini disharekan agar jadi bahan diskusi dan mawas diri para
pemerhati budaya, agama, dan filsafat di Indonesia.
Rahayu.
Sri
Kresna. Kejawen yang mengimani Yesus. Anak korban pembantaian PKI 1965 oleh
organisasi masa Islam. Pembantaian paling kejam sedunia: anak cucu cicit yang
tidak tahu menahu dibunuh secara kejam melalui pembunuhan karakter. Semoga Tap
MPRS 1966 dihapus karena menentang kemanusiaan. Mana yang lebih berbahaya: PKI
atau Radikal Islam?.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar