MUNGKIN KARENA MUSLIM DIAJARI ANTI CINA DAN ANTI YAHUDI, NAMUN SANGAT MENGAGUMI ARAB.
Padahal kedua etnis ini ahlinya bisnis dan science, dan Arab itu out of date/usang. Muslim malah diajak berkiblat ke bangsa Arab baik dalam berpikir maupun berdoa, maka jadilah tertinggal dibanyak hal.Sayang sekali bangsa kita seperti itu, memprihatinkan!!! Hal penting lainnya, Mayoritas Manusia didunia berpendapat bahwa Tuhan tidak mungkin beragama, apalagi mendirikan agama; agama jelas buatan manusia. Pakar Islam seperti Seifudin Ibrahim, Muhammad KC, Paul Zhang, Christian Prince, Bill Warner dan David Woods telah membuktikannya berdasar fakta dan kebenaran. Saksikan sendiri video2 nya di YouTube. Nampak jelas bangsa Arab mabok agama, yang juga menular ke bangsa Indonesia. Sedangkan mayoritas kaum cerdik, intelektual, dan bijaksana di dunia sudah allergi terhadap agama. Agama dianggap salah satu penyebab utama masalah dunia, negara2 di Timur Tengah dan Amerika Latin sangat tertinggal dibanyak hal, ini fakta. Muhammad membuat agama, Yesus mengajarkan landasan moral kemanusiaan universal. Mengikuti Muhammad harus masuk Islam dan patuh 100% kepada Allah dan Muhammad, mengikuti Yesus tidak perlu beragama, atau bahkan jangan beragama, sebab Yesus pernah merontokan agama Yahudi sampai Beliau disalibkan.Mengimani Muhamad tidak ada kepastian masuk surga, mengimani Yesus pasti masuk surga (para murtadin menandaskan hal ini). Muhammad mengajarkan cara berdoa yang mengganggu ketertiban umum, dengan speaker yang hingar bingar dan dijalanan umum, tidak kenal waktu serta berbahasa Arab; Yesus mengajarkan untuk berdoa dikamar dan dibatin pun sudah cukup serta gak perlu doa hapalan. Karena ajaran Yesus yg bersifat universal, maka Yesus milik semua orang, bisa Hindu, Budha, Kejawen, Agnostik, apalagi Kristen, bahkan manusia Komunis. Yesus menandaskan untuk terus belajar, kitab suci tidak cukup untuk memuat semua hal yang dimiliki Yesus, itu dikatakan di akhir kitab Injil: bila semua dituliskan, dunia beserta isinya tidak akan cukup. Para pemenang Nobel boleh dikata nabi dibidang Science yang tidak pernah berhenti belajar. Sebaliknya Muhammad berkata bahwa Islam itu sempurna dan final (terakhir). Padahal Qur'an isinya serabutan seperti itu, dari aturan bersetubuh, makan, minum, berdoa, mandi ,dst., sampai mencukur rambut kemaluan (Jawa: jembut) pun diatur, sungguh aneh Tuhan bangsa Arab ini MAHA USIL karena banyak membahas hal2 yang sepele (lihat video2 Emen Records), hal2 penting tentang moral banyak mengutip dari kitab lain, itupun sering salah kutip atau sengaja dirubah, jadi sangat menyalahi kaidah akademik atau bersifat plagiasi atau bisa disebut memalsukan (David Woods). Islam bagaikan manusia punya mulut namun tidak punya dubur, mudah masuk (cukup 1 kalimat syahadat) namun sulit sekali untuk keluar (dikucilkan dan diancam hukuman mati, disertai juga UU Penodaan agama). Islam yang sangat khas berbudaya Arab ini diturunkan atas dasar tradisi hafalan dan lisan, dan diajarkan secara brain washing pada masa kanak2 s/d remaja. Qouran yang diklaim sempurna ternyata tidak bunyi tanpa bantuan hadits dan kitab kuning karangan manusia Arab. Dalam Qouran, Isa Almasih kedudukannya sangat tinggi; dalam Hadits -Muhammad menjadi anak mas Allah, terutama dalam sex; dalam kitab kuning - manusia Arab membuat aturan Rukun Islam. Hukum/budaya Arab sangat mewarnai Islam, seperti: potong tangan, cambuki, rajam, pukul, lempari batu, penggal kepala; lalu kilafah yg anti critical thinking, syariah yg bertentangan dgn HAM, pengkafiran non Muslim yg berlawanan dgn golden rule (Bill Warner) . Sayang sekali, banyak lulusan pasca sarjana (master dan doktor) dari negara maju diluar negeri setelah kembali ke Indonesia kembali terpuruk pikirannya, nalarnya kembali berkiblat ke Arab Saudi. Terjadi sindiran : Trilyunan rupiah bea siswa pasca ke negara maju tidak berguna, sebab yg terjadi cuma transfer of knowledge, bukannya cultural change; hanya mindah ilmu tanpa diikuiti perubahan budaya pikir yang lebih maju, modern dan beradab; setiba di Indonesia lambat laun pikirannya kembali mengarah ke Arab, ada yg menjadi lebih Arab (cinta Kilafa, menolak Pancasila). Indonesia jadi sulit maju walaupun punya banyak profesor, doktor dan master didikan negara maju dan modern. Era internet dan era Corona telah menyadarkan manusia didunia tentang hal diatas, terutama kaum wanita yang merasa dilecehkan oleh Muhammad, semoga bangsa Indonesia mau dan segera mawas diri. Rahayu. Sri Kresna, Kejawen, budayawan, penggemar wayang kulit, pengagum dan mengimani Yesus, sebab penulis punya tujuan surga setelah mati. Sebelum mati, karena dikaruniai free will, apapun iman dan keyakinan manusia, bagaikan tidak berpengaruh pada kehidupan di dunia, namun setelah mati ternyata sangat menentukan nasib arwah apakah akan kekal abadi di neraka atau di surga.Tks video nya yg inspiratif.h
Tidak ada komentar:
Posting Komentar