Pepatah bijak mengatakan bahwa: ”Agama adalah penjara sempit bagi manusia dan Tuhan, Agama adalah buatan manusia, dan Agama seringkali menjadi sumber pertikaian, perpecahan bahkan pertempuran antar: manusia, suku bahkan bangsa. Tuhan tidak beragama dan tidak berkenan terhadap agama. Manusia modern memilih mencari Tuhan beserta kebenarannya dari pada mencari agama buatan manusia. Berikut ini beda mendasar antara Yesus dan Muhammad:
- Tentang Agama. Yesus yang dianggap Tuhan pun tidak menciptakan agama, melainkan menetapkan hukum-hukum utama bagi etika, moral dan kemanusiaan yang mengarahkan jiwa manusia ke kehidupan kekal. Yesus menyebutkan dua perintah utama yang menjadi landasan ajaran para nabi, yaitu: Pertama, ”Engkau harus mengasihi Yehuwa, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap pikiranmu dan dengan segenap kekuatanmu.” Kedua, Yesus mengatakan, ”Engkau harus mengasihi sesamamu seperti dirimu sendiri.” Ajaran emas Yesus yang lain yang sangat unik dan mencerminkan watak ketuhanan dalam diri Yesus adalah: "Kamu telah mendenqar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu." Sebaliknya Muhammad mengatakan Allah menciptakan Agama terakhir yang paling sempurna yang disebut Islam dengan filosofi “ISLAM 5 IN 1” (Five in One): 1 Islamisasi Tuhan (Tuhan beragama Islam dan mengkafirkan non Islam yang layak dibunuh), 2 Arabisasi Agama (Tuhan berbudaya dan beragama Arab), 3 Politisasi Agama (Tuhan mempunyai visi negara Kalifah berdasar Syariah), 4 Bisnisisasi Agama (rukun islam, terutama zakat, fitrah dan ibadah umroh dan haji, serta labelisasi produk makanan halal-haram, lalu Perbankan Syariah); padahal rukun Islam tidak ada di Al Qouran, adanya di kitab kuning karangan manusia, dan 5 Pembodohan dan Penjajahan Bangsa Terbelakang yang berkedok Tuhan dan agama Islam (Indonesia adalah korban penjajahan terbesar karena sebagai negara Islam terbesar didunia); tidak heran Ir. Darmawan (alumni ITB) menyarankan mengusir penjajah Islam dari bumi Nusantara; silahkan ketik Apoloniaris Darmawan di Youtube untuk mendengarkan keprihatinan beliau yang mendalam pada Islam. Disimpulkan, ajaran Yesus sangat universal, ajaran Muhammad sangat khas Arab; menjadi murid Yesus tidak perlu beragama, menjadi murid Muhammad harus beragama Islam dan wajib memandang non Islam sebagai kafir yang diijinkan untuk dibunuh dan tidak masuk surga.
- Kitab Suci Agama. Pakar Filsafat, Budaya, Sejarah dan Agama level internasional menandaskan bahwa Al Qouran (AQ) itu amburadul mengingat materi didalamnya yang: tidak teratur dan berurutan, makna antar ayat yang saling bertentangan (inkosistensi), kutipan yang salah dari kitab lain, tidak ada jami danan bagi Muslim untuk hidup kekal di surga dalam AQ, dan karya Tuhan ternyata tidak sempurna karena masih memerlukan penjelasan dari karya manusia (hadis). Dari sisi sejarah, AQ ditulis 200 tahun setelah Muhammad meninggal, jadi itidak ada bukti dan saksi mata untuk kebenaran AQ. Isi AQ bagaikan kutipan dari kutipan: kutipan Si A dari kutipan B, si B dari kutipan C, dst. AQ asli di jaman Muhammad tidak pernah diketemukan dan diseluruh dunia ditemukan banyak versi yang berbeda dari AQ. AQ tidak menjamin umat Islam masuk surga, Muhammad sampai detik ini masih minta didoakan umat Islam setiap sholat. Dari pengamatan, nampak bahwa umat Islam tidak pernah membawa AQ ketika di Masjid atau ketika menghadiri ceramah, terkesan mereka bagaikan sekedar hanya ingin mendengarkan lawakan atau kritikan terhadap agama lain, ini sangat beda dengan umat Kristen yang boleh dikata tidak pernah lepas dari buku kitab suci mereka dalam acara keagamaan. Kata pakar agama, penyebab utama adalah minimnya kemampuan berbahasa Arab dan tidak merasa perlu memiliki AQ, mengingat Tuhan Islam yang secara khas berbudaya dan berbahasa Arab. Injil yang berarti Kabar Baik adalah istilah yang digunakan untuk menyebut keempat kitab pertama dalam Alkitab Perjanjian Baru menurut kepercayaan Kristen. Keempat kitab tersebut, Injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas, dan Injil Yohanes. Injil disebut Kabar Baik, karena orang Kristen percaya bahwa narasi keempat Injil yang berpuncak pada kematian dan kebangkitan Yesus tersebut merupakan kisah penyelamatan Allah kepada umat manusia yang berdosa, supaya manusia dapat kembali mengenal Allah yang sesungguhnya dan dapat masuk ke surga.
- Keteladanan Muhammad dan Yesus. Suri teladan Muhammad (M) sangat memprihatinkan moralitas, misalnya saja: M adalah pedagang dan panglima perang. Semasa hidup M telah mengikuti peperangan sebanyak 27 kali. Puluhan bahkan ratusan juta umat manusia telah dibantai oleh Muhammad bersama pasukannya. Dalam hal sex, manusia M termasuk pria yang gemar sex, sebagai bukti misalnya: suka poligami, suka pedopili, suka kawin cerai, mengijinkan kawin jam2an (muttah), doyan anak kecil 9 th (Aisyiah), doyan janda kaya yang mungkin 15 th lebih tua dan kafir (Katijah), masih merasa kurang puas dalam sex maka menantu wanitanya juga diminati, masih juga kurang puas maka 13 wanita dinikmati dan dinikahi sebagai istri, masih juga haus sex – pelayan wanita (mirip kasus TKW) pun dinikmati, masih juga merasa kurang puas maka setiap habis memenangkan pertempuran dan habis memenggal kepala pria lawan, janda-janda tawanan itu lalu dipaksa meladeni napsu berahi M beserta pasukannya, masih juga tidak merasa kenyang dengan sex maka diturunkan ayat agar siapa saja wanita yang diinginkan M tidak menolak untuk berhubungan intim dengan M, masih juga kawatir tidak ada sex setelah mati maka diturunkan ayat adanya layanan seks dengan 72 perawan cantik di sorga. Karakter M yang seperti ini dianggap sempurna oleh Tuhan bangsa Arab, dan bahkan mewajibkan umat Islam untuk meneladani karakter M (sampai celana, jenggot dan jidat). Dari sisi Yesus (Y), Y tidak pernah memegang pedang, pisau dapurpun tidak pernah. Y tidak pernah menyiksa apalagi membunuh manusia, bahkan sebaliknya Y mengobati yang sakit dan menghidupkan yang mati. Y tidak melecehkan harkat martabat wanita. Y sangat menyayangi kanak-kanak dan tidak menghendaki kanak-kanak diajari materi keyakinan apalagi brain washing agama.
- Dst. (silahkan pelajari dari Youtube sendiri yang jumlahnya mungkin sudah jutaan video tentang Islam dan Kristen).
Sedikit komentar untuk memahami ajaran Yesus yang sangat sulit diterima dari sisi Islam:
- Prinsip Esa tapi Tritunggal. Sedikit ilustrasi: Matahari (Bapa), panas (Roh kudus), dan sinarnya (Yesus); atau Zat cair: Es, air dan uap yang bisa berada bersama walau rupa berbeda.
- Yesus: Tuhan menjadi manusia (bukan sebaliknya): Siapa sih dapat mendekati dan melihat Matahari? Pasti menjadi buta dan hangus lembut menjadi debu! Panas Matahari lebih dari 5000 derajat Celcius dan jauhnya ratusan tahun cahaya. Apalagi mendekati dan melihat Tuhan! Maka Tuhan rela menjadi manusia agar manusia dapat mengenal dan menikmati Tuhan.
- Roh Kudus: Yesus berkata barang ada minimal dua orang berbicara tentang aku, maka aku hadir. Ini ibarat internet dan HP anda, bila anda membuka youtube pada Cokrotv maka dari server cokrotv akan mengalir gelombang digital di HP anda dan HP anda seperti siaran Cokrotv. Demikian pula bila hati anda terbuka pada Yesus, maka Yesus akan hadir di hati anda, dan anda akan merasakan kedamaian dan ketentraman.
- Prinsip penebusan: Seseorang mencipta robot yang diberi otak berupa Kecerdasan Buatan (AI, Artificial Intelligent). Robot ini diberi kebebasan untuk berpikir dan menentukan pendapat. Makin lama robot ini makin cerdas dan ingin merebut kekuasaan dari tangan pembuatnya, maka diusirlah robot ini ke dunia robot yang penuh kerja keras dan persaingan. Si pembuat kasihan melihat robotnya tertatih-tatih dan akan menjadi barang rongsokan di daur ulang di peleburan besi. Maka dia mengalah menjadi robot untuk menyadarkan semua robot yang telah salah jalan ini untuk kembali ke pembuat asalnya, sayang ada robot lain yang menyalib robot ini, namun ajaran robot ini tetap dapat menjadi pedoman para robot untuk kembali ke Sang Pencipta Robot.
- Ilustrasi dari sisi Kejawen: ajaran Yesus (Kristen) sangat dekat dengan Kejawen, misalnya: kisah Yesus yang dekat dengan kisah Ki Semar. Kisah mitos dalam pewayangan, seorang dewa yang sangat disegani bersedia turun ke dunia menjadi pembantu/jongos. Lalu konsep manunggaling kawulo gusti (menyatunya Tuhan kedalam tubuh manusia).
Penutup, kecerdasan spiritual berkembang berkat bantuan internet maka banyak orang menjadi semakin dewasa, cerdas dan bijaksana dalam mengarahkan “nyawanya” kelak setelah mati; dari pengamatan di Youtube, nampak ada gelombang pemurtadan dari murid Muhammad (yang tidak menjanjikan surga) menjadi murid Yesus (yang menjamin kehidupan kekal di surga). Mohon artikel ini dijadikan bahan renungan dan diskusi.
Rahayu. Sri Kresna. Penganut Kejawen, aktip dalam berbagai forum diskusi digital. Tulisan ini diilhami oleh artikel berjudul “Clash of Civilizations - Mengapa Dunia Brat Melawan Pemikiran Islam” yang ada di https://digitalmental.blogspot.com/ .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar