Mari kita coba memahami akal sehat bpk Darmawan dalam kritik tajamnya terhadap Islam.
Berikut ini
tulisan asli bpk Ir. Darmawan MBA, 71 th - Alumni Mesin ITB dan Magister di
Univ Pajajaran.
Sambil menunggu
buku itu dapat diterbitkan, saya berusaha menjelaskan Islam sesat melalui
internet. Ada dua video klip yang saya unggah ke Youtube yaitu: http://youtu.be/ag41ZJb-AQU8 dan http://youtu.be/VoEyOXsuONY dan sejak
tanggal 3 November 2012 hingga tanggal 2 Juni 2014 tercatat sudah 4.837 yang
melihat (MAAF ada gangguan teknis, mungkin ada cara lain untuk buka link
diatas). Saya juga menulis blog http://sixwaystowardgod.blogspot.com/
(link ini jalan, kontennya penuh pendidikan penggunaan akal sehat) dan sejak 11
Agustus 2012 hingga tanggal 2 Juni 2015 tercatat sudah 102.311 yang
mengunjungi. Agar terjadi interaksi dengan kalangan luas, bersama beberapa
teman Muslim saya membentuk grup diskusi di Facebook dengan judul “Gerakan Satu
Tuhan Untuk Semua Orang” yang anggotanya pernah mencapai 12.000 lebih. Lalu
sebagian dari isi buku Muhammad Arab Buta Huruf Mengaku Nabi beserta gambar
sampulnya saya sediakan dalam bentuk e-book mulai tanggal 5 Oktober 2013 di
internet dan sudah dibaca oleh 12.725 orang hingga tanggal 2 Juni 2015.
Dari hari ke
hari saya melihat bahwa masyarakat Indonesia menjadi lebih terbuka dan menjadi
terbiasa membaca tulisan saya yang menjelaskan bahwa Islam ajaran sesat. Bahkan
kata-kata “Islam mendungukan dan membiadabkan umatnya” diterima biasa-biasa
saja. Bahwa foto dan identitas asli saya terpam-pang di Facebook dan Twitter,
serta alamat rumah saya tercantum di dalam keputusan MK sehingga mudah dibaca
melalui internet, tidak pernah ada yang berusaha mengganggu. Memang ada yang
pernah melaporkan tulisan saya di Facebook ke polisi, namun tidak pernah
menjadi perkara karena isinya benar.
Setelah buku
Jokowi dan Ben Hur diterbitkan, saya memutuskan bahwa buku Muhammad Arab Buta
Huruf Mengaku Nabi sudah layak diterbitkan. Sama seperti buku Enam Jalan Menuju
Tuhan, dengan menerbitkan buku ini saya tidak bermaksud melecehkan atau
menghina Islam tetapi menjelaskan secara terbuka dan beradab bahwa Islam sesat.
Saya tidak meminta semua orang setuju dengan isi buku yang saya tulis, tetapi
jika ada yang merasa isi buku ini salah atau ada yang salah silakan dibantah
dan saya siap mendiskusikan secara terbuka dan beradab. Namun, siapa pun tidak
boleh menghalangi penyebaran informasi yang saya berikan karena berarti
merampas hak orang lain untuk mendapatkan informasi yang saya anggap benar dan
sangat penting bagi kemajuan bangsa dan negara.
Pada akhirnya
beliau ditangkap, ini link video penangkapannya dan pembelaannya:
-
Video Apollinaris Darmawan Ditangkap Polisi, di https://www.youtube.com/watch?v=VTPXRklBSpo
-
Video RESPON MM1 ATAS CRUSADER NETWORK THD
KRITIK PENANGKAPAN PENISTA AGAMA APOLINARIS DARMAWAN, di https://www.youtube.com/watch?v=SsS5zNPUtdk
-
Video Pencuit “saya kasih tahu Muhammad manusia
BIADAB…” sudah ditangkap, di https://www.youtube.com/watch?v=bAh60I0QORg
-
SEORANG Farisi menanya Yesus, “Guru, perintah
manakah yang paling utama dalam Taurat?” Seperti yang dibincangkan dalam
rencana lepas, Yesus menjawab, ‘“Kasihilah Yehuwa Tuhanmu dengan sepenuh
hatimu, dengan segenap jiwamu dan dengan seluruh akalmu.” Inilah perintah yang
terutama dan yang terpenting.’
-
Yesus menambah, ‘Perintah kedua ialah: Kasihilah
sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama
dari pada kedua hukum ini.”
-
Ajaran Yesus yang sangat istimewa lainnya adalah
“Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang
menganiaya kamu.” Pada waktu Tuhan Yesus di atas kayu salib, Ia memulai suatu
ucapan doa bagi para penyalibNya, “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka
tidak tahu apa yang mereka perbuat.”
-
Maha Kasih Yesus juga ditunjukan pada cuplikan
berikut ini: "Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus:
"Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat
dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?" Yesus berkata kepadanya:
"Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai
tujuh puluh kali tujuh kali." Saya pikir Petrus mengira dia sangat murah
hati dalam bertanya berapa kali dia harus mengampuni seseorang yang berdosa
terhadap-Nya, "Menurut Engkau tujuh kali dalam sehari?" Yesus
berkata, "Petrus, bukan tujuh tetapi tujuh puluh kali tujuh." Itu 490
kali, tapi itu tidak berarti bahwa setelah 490 kali Anda tidak harus memaafkan.
Apa yang Yesus katakan adalah suatu jumlah mustahil dari pelanggaran yang akan
terjadi kepada satu individu dalam sehari.
Ki Dandang
Gulo, Kejawen, anggota LSM CBD. Banyak pemeluk Aliran Kepercayaan dan Kejawen
mengimani Yesus karena keterdekatan filosofi Jawa: Manunggaling Kawulo Gusti
dan cerita Pewayangan tentang penjelmaan Dewa Ismaya ke punakawan ki Lurah
Semar (mirip Yesus).
Tulisan ini
beserta banyak kumpulan tulisan pencerahan berbasis kritis , analistis, akal
sehat, fakta dan kebenaran dapat dibaca di web dengan alamat:
CERDAS BIJAKSANA
BERKAT INTERNET, di https://bijaksana555.blogspot.com/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar