Senin, 13 September 2021

ERA DIGITAL: MURTAD DARI ISLAM BUKAN LAGI MEMALUKAN, NAMUN JUSTRU MEMBANGGAKAN, SEBAB SEMBUH DARI MABOK AGAMA ARAB DAN KEMBALI KE AKAL SEHAT YANG WARAS!

Menurut pendapat para pakar internasional (Wood, CP, BW) dikatakan bahwa Islam adalah “AGAMA FIVE IN ONE (5 IN 1)”: Islamisasi tuhan, Arabisasi agama, Politisasi Islam, Bisnisisasi Islam, dan Alat Pembodohan, Penipuan dan Penjajahan (3P) pikiran dan budaya berkedok agama Islam bagi bangsa Arab terhadap negara berkembang yang masyarakatnya masih malas menggunakan akal sehat, berpikir kritis dan kurang paham bahasa Arab. Silahkan dibaca sendiri artikel “AGAMA FIVE IN ONE” di blog “CERDAS BIJAKSANA BERKAT INTERNET”, di https://bijaksana555.blogspot.com/ . Mengutip pemikiran Herakleitos, “Panta rhei kai uden menei,” yang berarti semuanya mengalir dan tidak ada sesuatu pun yang tinggal tetap, atau Yang justru abadi adalah Perubahan. Kata Herakleitos : ”Kita tidak akan turun ke aliran sungai yang sama. Sebab, air sungai yang mengalir saat ini tentu berbeda dengan air sungai yang mengalir beberapa menit kemudian”. Demikian pula dengan agama yang sudah lama ditinggalkan oleh manusia modern dan digantikan dengan semboyan: mencari Kebenaran dan Tuhan yang sejati, bukan mencari agama buatan manusia yang akhirnya justru memenjarakan Tuhan dan manusia di ruang yang sempit yang disebut agama!” Yuval Noah Harari, pakar sejarah yang menggegerkan dunia akhir2 ini, juga berpendapat serupa, peran agama bagaikan dikalahkan oleh Google, ada sedikit sakit jasmani atau rohani atau pikiran, manusia langsung tanya ke Google. Berikut ini Perubahan paragdima Agama yang terjadi. Sepintas Paragdima Perubahan Budaya dan Agama Clash of Civilizations (CC). Benturan peradaban atau clash of civilizations (CC) adalah teori bahwa identitas budaya dan agama seseorang akan menjadi sumber konflik utama di dunia pasca-Perang Dingin. Teori ini dipaparkan oleh ilmuwan politik Samuel P. Huntington dalam pidatonya tahun 1992 di American Enterprise Institute. Saat ini sedang terjadi benturan peradaban antara budaya dan agama Arab melawan budaya Barat (Eropa Amerika) yang sudah berakal sehat dan meninggalkan agama. Agama sudah tidak boleh diajarkan di sekolah negeri, sebaliknya Budi Pekerti sangat ditekankan. Cendekiawan Barat memerangi Islam, bukan memerangi Muslim. Arab Spring (AS). Arab Spring atau “musim seminya” negeri-negeri Arab sumbunya menyala pada akhir tahun 2010 dan awal tahun 2011. Penyebab utamanya adalah: Umat merasa jenuh dengan sistim negara berbasis Kalifah dan Syariah yang mengatur segala aspek kehidupan dan merampas kebebasan manusia; Umat Muslim mulai banyak sadar akan kesalahan dalam Islam, dan mulai menuntut kebebasan beragama di negara Arab yang sangat fanatik (Saudi, Iran, Mesir); Pemerintah dapat dikatakan abai dalam memenuhi hak-hak dan kebutuhan rakyatnya. Corona Spring. Virus Corona telah menjadikan masyarakat dunia yang dulunya Gaptek berubah total menjadi kecanduan teknologi, utamanya HP dan Internet. Penyebaran informasi menjadi sedemikian mudahnya, menjadi cepat dan tidak terbatas. Larangan berpikir dan berpendapat kritis tentang agama lewat UU Penodaan agama menjadi kurang bermanfaat. Agama mulai dianggap sekedar penjara sempit bagi Tuhan dan manusia; agama mulai dibahas dengan detil, tajam, analitis dan kritis berdasarkan fakta dan sejarah yang benar. Indonesia Spring. Indonesia digelari negara Islam terbesar didunia, oleh sebab itu pasti mengalami CC dan AS juga. Mewabahnya Arab Spring lewat Internet terutama Youtube telah menular di Indonesia, sebut saja Indonesia Spring yang diawali dan ditandai oleh kebangkitan non Islam untuk menentang ajaran pengkafiran dan penghalalan darah mereka oleh Islam, yang menurut non Islam ini adalah kasus yang sungguh2 Penistaan Agama oleh nabi Muhammad. Apologet non Islam mulai mempelajari dengan detil dan dalam tentang segala aspek agama Islam dari berbagai segi. Islam bagaikan dikuliti sampai tulang belulangnya, ajaran atau ayat yang salah, memalukan dan disembunyikan dalam kitab sucinya dibahas secara jujur dan teliti. Akibat keterbukaan ini banyak muncul murtadin di Indonesia, bagaikan gelombang tsunami saja. Perilaku murtadin Indonesia juga meniru para murtadin di level internasional yang dipertontonkan di YouTube, bahkan mereka membentuk jaringan internasional untuk saling menolong murtadin yang terancam jiwanya di negara2 Islam yang ketat, misalnya Arab Saudi, Iran, dan UEA, Turki, dst. Negara2 Islam yang amburadul, bergolak dan tertinggal, seperti Afghanistan, Libia, Pakistan, Bangladesh, Yaman, Syria, Mesir, Irak, Iran, Indonesia, dst., menambah rasa penasaran mereka akan rahasia kegagalan Islam yang sudah 1300 tahun berdiri namun tidak membuahkan kenyamanan, kesejahteraan, ketentraman dan kemajuan budaya bagi suatu negara Islam. Tidak heran para murtadin menyarankan Muslim untuk meninggalkan Islam, ajaran yang dianggap khas untuk bangsa Arab, bukan ajaran universal. Bagi yang tertarik pencerahan Islam lewat YouTube, silahkan search di YouTube lewat kata: Ex Muslim atau Leaving Islam atau debate Islam atau debate Qouran atau debate Muhammad atau future Islam; niscaya rasa dahaga akan kebenaran ajaran Islam terpuaskan, sebab ribuan video berbobot mutunya dapat dinikmati dengan bebas tanpa takut UU Penodaan Agama dengan hanya memakai sebuah Hand Phone. Para Murtadin yang pemberani di level Nasional: Saifudin Ibrahim: Murtadin pendiri gereja YouTube, dipenjara 4 tahun, menyebutkan antara lain tidak ada nabi dari Arab, contoh salah satu videonya di link https://youtu.be/r3PR5EthL2k Muhammad Rusli: dipenjara 4 tahun, menjelaskan alasan Murtad Dari Islam Ke Kristen, contoh salah satu videonya di link https://youtu.be/4DySnmWXZiA Muhammad KC: Murtadin pendiri gereja Kaum Murtadin, saat ini (akhir Agustus 2021) sedang menjadi hot news, menyebutkan antara lain tidak ada keselamatan dalam Islam, Islam adalah politik pembodohan dan penjajahan, rukun Islam tidak ada dalam Qouran, contoh salah satu videonya di link https://youtu.be/12ItqwEjIm0 Fatimah Sakdiyah: Muslimah Laskar Jihad membongkar ajaran kekerasan, contoh salah satu videonya di link https://youtu.be/_Bfi5nSOxq0 Siti Fadilah: Keturunan HABIB' Juara Baca Al-Quran (MTQ) menjelaskan beda Quran dan Injil, contoh salah satu videonya di link https://youtu.be/2rzBbhjwG94 Sofiatul: Seorang Ibu yang digelari sangat cerdas dan pandai dalam Islam dan Kristen serta ahli debat melawan pakar Islam, contoh salah satu videonya di link https://youtu.be/HOtebWMdYno Video Para Murtadin menanggapi Islam Radikal di Sulawesi , di https://youtu.be/5UgjjLHUmm8 Para Apologet Kristen yang pemberani Ir. Darmawan: Darmawan, alumni ITB, apologet, menganjurkan “Buang Islam segera dari Indonesia”, di video https://www.youtube.com/watch?v=DeF2Vyit9UE , agar Indonesia maju, aman, tentram dan sejahtera. Paul Zhang: apologet tinggal di Jerman, sangat blak2an dalam mengkritik Islam dan pemuka agama munafik di Indonesia, contoh beberapa videonya di link: https://youtu.be/ThVW2lyeUYk tentang budaya Jawa terpinggirkan, https://youtu.be/ouU5J-ghVJg tentang Genosida Batak Demi Syariat Islam, https://youtu.be/FhaGH9TgkcA tentang misi bank Syariah Islam. Disamping itu puluhan chanel kesaksian dan debat /diskusi agama seperti Bambang Noorseno, Yusuf Manubulu, Sang Debaters, dst., dapat dengan mudah ditemukan di YouTube dengan mengetik kata: apologet kristen. Pakar Internasional yang memberi pencerahan tentang Islam: 1. Video Muslimah Membuka Aib Nabinya - Dom Azarel, di https://www.youtube.com/watch?v=lITuscIS5gc 2. Video Christian Prince: Christian Prince (CP) mengaku lebih paham Al Qouran daripada nabi Muhammad! Videonya sudah ratusan di YouTube, ini salah satunya: Muslim Indonesia Memenangkan Debat Dengan Christian Prince, di https://youtu.be/wEXCe-zG_o8 3. Video: Debat terbaik Christopher Hitchens vs Prof Tariq Ramadhan dkk tentang Islam, https://www.youtube.com/watch?v=Dbx-MYjy6PI&t=83s 4. Video debat: apakah Saudi Arabia membiayai radikal Islam di seluruh dunia, https://www.youtube.com/watch?v=qi0T0owgW3M 5 Video tentang Islam dan Politik oleh Dr Fisika Bill Warner, kajian dari sisi akademik yang penuh data, statistik dan simulasi sangat menarik, misalnya di https://youtu.be/LV8KjQR3ZNo 6 Video: Pernyataan Mengejutkan Imam Tawhidi Tentang Nabi Muhammad, https://www.youtube.com/watch?v=gmtDwI9N6bo Simak gambaran bahaya laten Radikal Islam dari video puluhan operasi Densus 88, contohnya: https://youtu.be/L_fWMCtnLEw . Yang menarik lagi, ada Video unik seorang Ustadz ternama menganjurkan Muslim memakai akal sehat, di https://www.youtube.com/watch?v=1n7zTUGehKs Sebagai penutup, semoga pemerintah segera menghapus UU Anti Penodaan Agama, Kolom agama di KTP, menempatkan local wisdom (aliran kepercayaan asli masyarakat Indonesia) sejajar dengan kepercayaan lain dari Luar Negeri, dan menghapus model pendidikan secara hafalan dan brain washing materi yang bersifat Islamisasi dan Arabisasi di pendidikan dasar dan menengah institusi Islam (pondok, madrasah, pesantren selama 10 tahun). Semoga bapak MKC dilindungi dan diselamatkan oleh Tuhan YME, beliau dengan tulus berkeinginan menyadarkan bangsa Indonesia dari salah jalan, Pembodohan, Penipuan dan Penjajahan bangsa Arab.Rahayu.Sri Kresna, Budayawan, Kejawen

Tidak ada komentar:

Posting Komentar